Tuhan telah memberikan anugerah berupa kemampuan berpikir yang luar biasa melalui otak manusia. Berbagai macam penelitian terbaru menunjukkan bahwa otak memiliki kemampuan yang super canggih. Otak manusia mengandung 1 triliun sel otak, yang terdiri dari 100 miliar sel aktif dan 900 miliar sel pendukung. Setiap sel akan membentuk 200 ribu jaringan dan hubungan baru setiap digunakan. Diibaratkan bahwa jika kita memasukkan 10 informasi baru setiap detik, maka kapasitas otak baru akan terisi penuh setelah 30 juta tahun. Sungguh suatu potensi yang tidak terbayangkan!. Namun rata-rata manusia hanya menggunakan 0,01% potensi otaknya. Albert Einstein, si jenius abad 20, baru menggunakan 5% kemampuan otaknya.
Otak kiri vs otak kanan
Prof Roger Sperry, seorang pakar tentang otak, telah menemukan 2 belahan otak yang masing-masing memiliki fungsi berbeda. Otak kiri bertanggung jawab terhadap fungsi: logika, tulisan, angka, hitungan, urutan, analisa, dan STM (short term memory/memori jangka pendek). Kemampuan otak kiri inilah yang sering dipakai di sistem pendidikan kita yang “mendewakan” kemampuan logika dan hitungan. Sementara otak kanan bertanggung jawab terhadap fungsi : imajinasi, musik, warna, emosi, bentuk, kreatifitas, dan LTM (long term memory/memori jangka panjang). Kemampuan otak kanan ini sering kita jumpai pada anak-anak pra-sekolah, namun lama kelamaan akan hilang ketika memasuki bangku sekolah. Padahal otak kanan mengendalikan 85% kemampuan otak manusia. Super memori memaksimalkan fungsi otak kanan yang berkaitan dengan memori jangka panjang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar