"Jangan bayangkan gajah warna hijau"
"Jangan bayangkan wajah pacar/kekasih anda"
Apa yang terjadi?Apa anda malah membayangkan gajah warna hijau dan wajah pacar anda?Padahal sudah ada kata-kata "jangan" sebelumnya.Kenapa hal ini terjadi?
Otak bawah sadar manusia yang menguasai 85% otak manusia ternyata tidak mengenal negasi.Otak tidak mengenal istilah "jangan","bukan", atau "tidak". Sebagai contoh bila kita berkata kepada seorang anak "jangan malas ya", maka yang terbayang didalam pikirannya adalah "malas". Ketika kita bilang "Jangan menangis" kepada anak kecil yang sedang menangis, maka dia akan menangis semakin keras.
Jadi setiap affirmasi/niat sebaiknya disampaikan dengan kalimat positif.
"Jangan jadi anak malas" X " Jadi anak rajin ya"
"Jangan menangis" X " Anak manis berhenti menangis ya"
"Jangan lupa kerjakan PR nya"X " ingat untuk mengerjakan latihannya ya"
Dengan demikian sugesti atau kata-kata kita akan lebih berdaya guna.
"Jangan membayangkan wajah saya setiap saat ya"
"Jangan bayangkan wajah pacar/kekasih anda"
Apa yang terjadi?Apa anda malah membayangkan gajah warna hijau dan wajah pacar anda?Padahal sudah ada kata-kata "jangan" sebelumnya.Kenapa hal ini terjadi?
Otak bawah sadar manusia yang menguasai 85% otak manusia ternyata tidak mengenal negasi.Otak tidak mengenal istilah "jangan","bukan", atau "tidak". Sebagai contoh bila kita berkata kepada seorang anak "jangan malas ya", maka yang terbayang didalam pikirannya adalah "malas". Ketika kita bilang "Jangan menangis" kepada anak kecil yang sedang menangis, maka dia akan menangis semakin keras.
Jadi setiap affirmasi/niat sebaiknya disampaikan dengan kalimat positif.
"Jangan jadi anak malas" X " Jadi anak rajin ya"
"Jangan menangis" X " Anak manis berhenti menangis ya"
"Jangan lupa kerjakan PR nya"X " ingat untuk mengerjakan latihannya ya"
Dengan demikian sugesti atau kata-kata kita akan lebih berdaya guna.
"Jangan membayangkan wajah saya setiap saat ya"

2 komentar:
ehm... boleh juga... aku udah pernah menerapkannya pada adikku, tapi kok gak mempan ya?!?!? he he he... apa karena aku menerapkannya dengan setengah hati ^_^
ada istilah "repetisi" atau pengulangan. Jadi meskipun anda menerapkan hal ini tapi ada sugesti yang berlawanan dilakukan oleh orang lain yang punya otoritas lebih kuat ( semisal ibu ) dan lebih sering tentu saja sugesti anda kurang kuat.
"Repetition is the mother of skills"
(pengulangan adalah induk dari berbagai macam keahlian)
Posting Komentar