Jumat, 09 Mei 2008

KABAR SANGAT BURUK BAGI PEMBURU KESUKSESAN (18 rahasia AR..) Bag. 3

Dear groupies,

Pada bagian ke-2, saya telah menyinggung soal “Success Momentum”, yaitu peristiwa- peristiwa “kebetulan” yang ternyata membawa hikmah kesuksesan bagi para tokoh sukses. Sedikitnya ada 5 contoh yang telah saya cuplikkan, yaitu yang menyangkut Kolonel Sanders, Mike Tyson, Bill Gates, Ray Krock dan juga Fadel Muhammad, pendiri Bukaka.


Mungkin beberapa dari kita masih menyangsikan, apa iya Success Momentum itu selalu terjadi atas hampir semua orang sukses?


Saya akan tambahkan lagi 2 contoh lain, yaitu yang dialami oleh pengusaha-pengusaha lokal, masing-masing I Made Ngurah Bagiana (Edam Burger) dan Bob Sadino, pemilik “Kemchick”. Made Ngurah mengalami Success Momentum pada saat pertemuannya dengan Bob Sadino. Kerjasamanya dengan tokoh kontroversial bercelana buntung itu, telah membuahkan sukses besar bagi Made melalui “Edam Burger”.


Di lain kisah, Bob Sadino sendiri mengalami Success Momentum kala bertemu dengan orang bule pertama yang membeli telur dagangannya. Peristiwa itulah yang kemudian merupakan batu loncatan bagi wirausahawan yang bernama asli Bambang Mustari Sadino itu, sampai ia berhasil membangun “Kemchick”.


Nah, yang saya ingin Anda perhatikan adalah, kehadiran orang-orang tertentu yang terlibat langsung dalam Success Momentum tersebut. Coba lihat, Kolonel Sanders bertemu dengan “orang sinting” yang mau bergabung dengan dia. Mike Tyson berjodoh dengan Gus d’Amato. Bill Gates mendapat berkah dari pimpinan IBM. Ray Krock berjumpa dengan McDonald’s. Made Bagiana berpartner dengan Bob Sadino, dan Bob sendiri tercerahkan nasibnya berkat seorang wong londo (orang asing). Fadel Muhammad surprised, karena dimodali oleh Haji Kalla.


Orang-orang itulah yang sesungguhnya memegang peranan penting bagi kesuksesan orang lain, tidak saja karena secara fisik-material mereka memang telah mendukung perjalanan hidup sang tokoh, tetapi juga karena secara spiritual merekalah yang membawa bioenergy pemicu kesuksesan. Maka, saya menyebut orang-orang ini sebagai “Success Endorser”, orang-orang yang seakan-akan memberi tandatangan validasi atas lembaran cek kesuksesan bagi orang lainnya.


Tiba saatnya kita membahas bagian penting dan bagian paling rahasia dari sebuah kesuksesan, dilihat dari kacamata Hukum Sebab Akibat. Tentunya tidak terkecuali yang menyangkut kesuksesan kita semua. Apakah itu?


Sederhana saja. Kita telah disadarkan bahwa hampir semua orang hebat (=sukses) di dunia ini selalu berjumpa dengan Success Endorsernya masing-masing sebelum puncak kejayaan hidup mereka benar-benar terwujud. Oleh sebab itu ada sebuah usaha penting yang perlu kita lakukan, kalau kita juga mau mengalami kesuksesan seperti tokoh-tokoh yang sudah kita sebutkan di atas.


Usaha apa? Tidak lain dan tidak bukan adalah: “Pergi, cari dan temukan siapa Success Endorser Anda!” Hanya sesimpel itu..! Bagaikan seorang kuncen (juru kunci), orang inilah yang kelak akan membukakan kunci dari pintu gerbang kesuksesan kita.


Kabar buruk yang selama ini kita dengar, lihat dan lakukan adalah bahwa kita selalu mencari, membeli, mengoleksi serta membaca berulang-ulang kiat-kiat sukses yang ditulis dalam buku-buku. Kita juga pergi keluar masuk berbagai ruang seminar kesuksesan yang digelar di berbagai kota bahkan di berbagai negara. Dengan itu kita berharap-harap kesuksesan akan datang menghampiri, karena kita merasa telah berulang-ulang men-“charge” diri dengan energi positif.


Namun kita lupa bahwa apa yang kita dapatkan dari buku-buku dan seminar itu masih dalam bentuk “bibit”. Bibit, sebanyak apa pun kita kumpulkan, kalau tidak disemaikan di luar sana , tidak akan pernah menghasilkan apa pun. Ini sesuai dengan kaidah “Hukum Semai-Tuai”, yang merupakan subsistem dari HSA juga.


Untuk itulah yang perlu kita lakukan sekarang adalah menyemaikan energi postif di berbagai tempat di mana saja. Pergi jauh, dan temuilah sebanyak mungkin orang, karena di antara beribu bahkan berjuta orang itu, pasti ada satu yang oleh Hukum Sebab Akibat telah ditentukan menjadi Success Endorser kita. Saya yakin, dengan ijin Tuhan, kita semua akan berhasil.


Pada bagian 4, perkenankan saya membahas tentang apa yang disebut dengan “Academic Effect”, “Theatrical Effect” serta serba sedikit evaluasi tentang perjalanan sukses tokoh seminar yang fenomenal, Tung Desem Waringin.


(..bersambung. .)

Tidak ada komentar: